foto1.jpg

Detasemen B Satuan I Gegana Korp Brimob Polri adalah unsur pelaksana utama di tingkat Satuan I Gegana yang bertugas membina dan mengerahkan kekuatan satuan menindak gangguan kamtibmas berkadar tinggi khususnya kejahatan terorganisir yang menggunakan senjata api dan bahan peledak atau bom.

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan profesionalisme dan keterampilan personil dalam melaksanakan tugas operasional. Maka perlunya diselenggarakan latihan teknis dan taktis bagi personil Detasemen B secara bertingkat, bertahap dan berkesinambungan guna mewujudkan standarisasi kemampuan dan kesiapan operasional satuan.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas Detasemen B Satuan I Gegana telah menyelenggarakan pelatihan pembinaan dan peningkatan kemampuan Teknisi Bom dari tanggal 09 s/d 24 Juni 2008 secara swadaya. Guna mempersiapkan dan menghadapi tantangan tugas dimasa mendatang.

PESERTA LATIHAN

Peserta latihan terdiri dari 9 (sembilan) personil Detasemen B Satuan I Gegana yang dipilih berdasarkan penilaian kinerja dan dedikasi serta motivasi.

foto2.jpg

Telah memiliki standart kemampuan dasar Operator Bom (Teknisi Bom) masing-masing personil.

Peserta telah melalui seleksi yang meliputi test fisik dan Psiko test.

Peserta latihan dilengkapi kendaraan taktis Jibom lengkap

SISTEM PENILAIAN

Selama latihan berlangsung, penilaian dilaksanakan oleh para instruktur bersama para perwira yang terlibat dalam struktur latihan,dengan sasaran sebagai berikut :

Mental, disiplin serta rasa tanggung jawab dari peserta latihan.

Kemampuan menyerap materi pelajaran.

Keterampilan dalam aplikasi antara teori dan praktek lapangan.

Nilai hasil menangani dan menyelesaikan kasus dalam skenario yang dibuat oleh team instruktur.

HASIL YANG DICAPAI

Dalam pelaksanaan latihan peningkatan kemampuan Teknisi Bom dasar bagi anggota Den B Sat I Gegana, ada beberapa hasil yang didapat sebagai berikut :

Latihan pembinaan dan peningkatan kemampuan tekhnisi bom personil Detasemen B Sat I Gegana secara umum dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar sesuai rencana latihan.

Praktek lapangan terhadap penyelesaian semua kasus yang dibuat oleh team instruktur dalam berbagai skenario dapat diselesaikan sesuai petunjuk taktis dan tekhnis yang telah disampaikan oleh instruktur dan berpedoman pada SOP yang benar.

Pada akhir pelaksanaan latihan, dilaksanakan penilaian terhadap peran dan kemampuan peserta dalam menyerap dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama latihan dalam kegiatan simulasi serta evaluasi terhadap semua materi yang diberikan dengan hasil yang cukup baik.

Dengan terselengaranya latihan Teknisi Bom Den B Sat I Gegana maka telah terbentuk 9 (sembilan) orang operator penjinak bom di lingkungan Detasemen B Sat I Gegana.